Oleh: Luthfan | 24 Maret 2009

Demokrasi Sistem Kufur

ImageSejak masa Plato demokrasi sudah digugat. Dengan berbagai alasan berbagai pihak mempertanyakan apakah sistem demokrasi ini layak bagi manusia atau justru akan menghancurkan peradaban. Kritik terhadap demokrasi pun paling gencar dilakukan pemikir dan ulama muslim. Umat Islamlah yang paling terdepan mempertanyakan keabsahan sistem demokrasi ini.

Gugatan paling mendasar terhadap sistem ini adalah masalah kedaulatan (as siyadah) yang berkaitan dengan sumber hukum . Ada perbedaan yang mendasar antara sistem Islam yang secara mutlak menjadikan kedaulatan di tangan hukum syara’ (as siyadah li asy-syar’i) dengan sistem demokrasi yang menetapkan kedaulatan ada di tangan rakyat (as siyadah li asy-sya’bi) .Dalam pandangan Islam satu-satunya yang menjadi sumber hukum (mashdarul hukmi) adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Tidak boleh yang lain. Dalam Al Qur’an dengan tegas disebutkan inil hukmu illa lillah (QS Al An’an; 57) bahwa hak membuat hukum adalah semata-mata milik Allah SWT. Karena itu barang siapa yang bertahkim (berhukum) dengan apa-apa yang selain diturunkan Allah SWT , maka dia adalah kafir (lihat QS Al Maidah: 44)

Baca donk sisanya….

Iklan
Oleh: Luthfan | 24 Maret 2009

Mengatasi Gugup Saat Mengisi Kajian

Diasuh oleh:
Dra (Psi) Zulia Ilmawati|

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi yang saya hormati, saya seorang aktivis sebuah gerakan dakwah. Sebagai pengemban dakwah, tentu harus menyampaikan ide-ide Islam di tengah-tengah masyarakat. Saya mempunyai sedikit masalah ketika akan tampil atau berbicara di depan audiens, seperti saat harus mengisi kajian atau ceramah-ceramah. Saya merasa sudah menyiapkan dengan baik, akan tetapi masih saja selalu gugup, dan apa yang ada di dalam pikiran saya tiba-tiba hilang. Saya juga sering deg-degan saat berbicara di depan umum/menjawab pertanyaan. Bagaimana cara mengatasinya? Jazakillah Khairan Katsirra

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Nadia

Bogor

Baca donk sisanya….

Diasuh oleh:
Dra (Psi) Zulia Ilmawati|

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah semoga semua Muslim selalu berada dalam lindunganNya. Saya seorang mahasiswi yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus. Sebagai pengemban dakwah, semestinya saya harus memiliki semangat yang tinggi untuk mempelajari Islam dan menyebarkannya. Hanya saja terkadang saya masih sering dihinggapi rasa malas, apalagi jika sudah mulai ada berbagai hambatan. Saya sudah tahu dan sadar bahwa malas itu tidak baik. Tapi entah kenapa rasa malas itu terus ada. Bagaimana menghilangkannya. Bagaimana juga caranya agar tetap dapat istiqomah dalam ber Islam. Atas segala perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.
Yana
Bandung

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 24 Maret 2009

Hukum Biogas

Diasuh oleh:
Ust M Shiddiq Al Jawi |

Tanya :

Ustadz, bagaimana hukumnya biogas, yang sekarang marak jadi energi alternatif ? (Ibnu, Lamongan)

Jawab:

Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses pembusukan limbah organik (dari makhluk hidup) dengan bantuan bakteri dalam keadaan anaerob (tanpa oksigen). Limbah organik ini dapat berupa kotoran manusia/hewan, atau limbah industri makanan, seperti industri tempe dan pindang. Biogas sebagian besar berupa gas metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2), dan beberapa gas yang jumlahnya kecil seperti hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3), hidrogen (H2), dan nitrogen.

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 24 Maret 2009

Berobat dengan Meminum Air Kencing Manusia

Diasuh oleh:
Ust M Shiddiq Al Jawi |

Tanya :

Ustadz, bagaimana hukumnya terapi kesehatan (penyakit) dengan meminum air kencing manusia?

Jawab:

Berobat dengan benda yang najis, seperti air kencing manusia, hukumnya makruh. Jika dilakukan tidak berdosa, namun sebaiknya tidak dilakukan. Hukumnya sunnah jika seseorang berusaha berobat dengan benda yang suci (tidak najis).

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 23 Maret 2009

Demokrasi Bukan Jalan Perubahan Hakiki

[Al-Islam 447] Kondisi negeri ini meski sudah merdeka dari penjajahan fisik selama lebih dari 63 tahun hingga kini belum juga sampai pada kemakmuran dan kesejahteraan untuk rakyat seutuhnya. Sekalipun reformasi sudah berjalan sepuluh tahun kondisi kehidupan rakyat belum juga membaik. Angka kemiskinan masih juga tinggi. Menurut data BPS, angka kemiskinan pada Maret 2008 sebesar 34,97 juta jiwa. Menurut Menkoinfo, jumlah penduduk miskin pada Maret 2009 sebesar 33,714 juta jiwa, dengan tingkat inflasi 9% (Beritaglobal.com).

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 23 Maret 2009

Meneladani Kepemimpinan Nabi SAW

[Al-Islam 446] Kembali umat Islam berada dalam bulan Rabiul Awwal. Bagi sebagian Muslim, bulan Rabiul Awwal adalah bulan istimewa. Alasannya, karena pada bulan inilah Baginda Rasulullah Muhammad saw. lahir, tepatnya tanggal 12 Rabiul Awwal, lebih dari empat belas abad yang lalu. Karena itulah, sebagian Muslim memandang penting untuk memperingati hari kelahiran (maulid) beliau, tentu bukan semata-mata karena kelahiran beliau sebagai seorang manusia. Sebab, meski Muhammad saw. memiliki keistimewaan nasab dan akhlak terpuji, dari sisi kemanusiaan, beliau sama dengan manusia lainnya. Allah SWT sendiri menyatakan demikian:

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 23 Maret 2009

Demokrasi Tinggalkan, Khilafah Tegakkan!

[Al-Islam 445] Pemilu 2009 tinggal sebulan lagi. Masyarakat cukup dikagetkan dengan berjibunnya orang yang berminat untuk menjadi “caleg” (calon legislator) dari sebanyak 44 partai, ditambah 6 partai lokal. Semua orang bisa melihat gambar, iklan di media cetak/elektronik serta foto-foto pada selebaran, spanduk dan baliho yang bertebaran dengan berbagai pose dan gaya bak foto model. Semua itu lalu dibumbui dengan pujian terhadap diri sendiri/partainya. Tidak ketinggalan, janji-janji manis menjadi bumbu penyedap untuk memikat rakyat.

Semua ini tentu ganjil sekaligus memprihatinkan. Pasalnya, “Sistem rekrutmen partai itu sama seperti rekrutmen Depnaker. Sepertinya begitu mudah jadi caleg. Ada partai yang malah bikin iklan, rekrutmen terbuka, siapa yang mau jadi caleg boleh mendaftar. Ini kan sama saja kayak rekrutmen TKW yang mau dikirim ke Timur Tengah,” demikian komentar Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, dalam diskusi bertema, “Kualitas Caleg”, di Jakarta, Sabtu (28/2).

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 23 Maret 2009

Pemilu yang Memilukan

Awal bulan ini Pemilu 2009 akan digelar di negeri ini. Layaknya hajatan, Pemilu memang membutuhkan biaya besar. Lihat saja total anggaran yang pernah diajukan KPU 31 Oktober 2007 yang lalu. Total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 47,9 triliun. Ini baru anggaran KPU Pusat. Belum KPUD.

Pilkada Jatim 2008 saja menghabiskan dana Rp 830 miliar. Untuk daerah lain, Litbang Kompas mencatat, Pilkada DKI Jakarta Agustus 2007 menghabiskan dana Rp 194 miliar; Pilkada di Jawa Barat dan Jawa Tengah juga menelan biaya tidak kurang dari Rp 500 miliar. Tentu ini belum biaya yang dikeluarkan masing-masing calon. Pasangan Karsa saja, dalam Pilkada Jatim yang lalu, misalnya, secara resmi menghabiskan Rp 1,3 triliun. Belum lagi pasangan-pasangan lain. Jadi, hajatan Pemilu ini nyata-nyata menguras dana tidak kurang dari triliunan rupiah.

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 23 Maret 2009

Nasyroh: Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden

بسم الله الرحمن الرحيم

Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden

Tidak lama lagi, Indonesia kembali akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) 2009. Pemilu kali ini selain untuk memilih anggota legislatif, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pusat dan Daerah, serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD); juga memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pemilihan anggota legislatif akan diselenggarakan pada 9 April 2009. Sedang pemilihan presiden akan diselenggarakan pada awal Juli 2009 untuk putaran pertama, dan pertengahan September 2009 untuk putaran kedua.

Baca donk sisanya….

Oleh: Luthfan | 16 Maret 2009

Hukum Islam Tentang Nikah Siri

HTI-Press. Keinginan pemerintah untuk memberikan fatwa hukum yang tegas terhadap pernikahan siri, kini telah dituangkan dalam rancangan undang-undang tentang perkawinan. Sebagaimana penjelasan Nasarudin Umar, Direktur Bimas Islam Depag, RUU ini akan memperketat pernikahan siri, kawin kontrak, dan poligami.

Baca donk sisanya….

HTI-Press. Dalam khazanah pemikiran Islam tarif perdagangan hanya dikenakan untuk perdagangan luar negeri yang dikenal dengan isitilah ‘usyur. Rawwas Qal’ah Jie mendefinisikan ‘usyur sebagai berikut:

Apa yang dipungut dari pedagang ahlu al-harb dan ahlu ad-dzimmah ketika mereka melewati batas negara Islam. Pada masa lalu jumlah yang dipungut dari apa yang mereka bawa adalah sepersepuluh.[1]

Baca donk sisanya….

HTI-Press. Pemerintah melalui Menteri Perdagangan pada tanggal 28 Februari 2009 lalu bersama sejumlah menteri Perdagangan ASEAN, Australia dan New Zaeland telah menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru, atau AANZ-FTA (Asean, Australia, New Zealand Free Trade Area), yakni perjanjian kerjasama untuk melakukan perdagangan bebas di antara negara-negara tersebut.

Baca donk sisanya….

Pertanyaan:

Pada tanggal 15 Februari 2009, pemerintah Pakistan mengumumkan penandatanganan perjanjian dengan pendukung Taliban Pakistan, Tehrik Nifaz-i-Shariat Muhammadi (TNSM). Perjanjian ini menyebutkan penerapan Syariah dengan merujuk kepada peraturan Nizam-i-Adl di daerah Malakand di wilayah Swat. Sebagai balasannya, Taliban mengumumkan gencatan senjata dan akan mempelajari tawaran ini. Jubir Taliban di Swat, Muslim Khan mengatakan,” Taliban mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari sebagai itikad baik. Pejuang kami tidak akan menyerang petugas keamanan pemerintah dan instalasi-instalasi milik pemerintah.” Akan tetapi ia menambahkan bahwa para pejuang akan mempertahankan posisi mereka dan akan mempertahankan diri apabila diserang. Negosiasi ini memicu reaksi dari dalam dan luar negeri.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah hal ini akan membawa perdamaian di Swat?

Baca donk sisanya….

oleh Ihsan Tandjung

Tidak banyak muslim yang tahu bahwa 85 tahun yang lalu telah terjadi sebuah peristiwa yang sangat mempengaruhi perjalanan kehidupan umat Islam di seantero dunia. Persisnya pada tanggal 3 Maret 1924 Majelis Nasional Agung yang berada di Turki menyetujui tiga buah Undang-Undang yaitu: (1) menghapuskan kekhalifahan, (2) menurunkan khalifah dan (3) mengasingkannya bersama-sama dengan keluarganya.

Baca donk sisanya….

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori